Tuesday, November 29, 2011

Belajar Bahasa Jepang #18

Menyambut Tamu

Pada bagian ini kita akan belajar mengenai ekspresi yang digunakan ketika menyambut tamu. Berikut ungkapan yang digunakan ketika menyambut tamu di bandara.

Di Bandara
Selamat datang.

: Yookoso irasshaimashita.
よこそういらしゃいました。
: Yookoso.
ようこそ。
Selamat datang di ____.

: _____ e yookoso.
___へようこそ。
Selamat datang di Jepang.

: Nihon e yookoso.
にほんへようこそ。

Penjelasan:
• "Yookoso irashaimashita" lebih sopan dari "yookoso".


Menanyakan Kesan/Pendapat

Bagaimana ______?

: wa doo deshita ka.
___はどうでしたか。
Bagaimana penerbangannya?

: Hikoo wa doo deshita ka.
ひこうはどうでしたか。
Sangat melelahkan.

: Totemo tsukaremashita.
とてもつかれました。
Sangat menyenangkan.

: Totemo tanoshikatta desu.
とてもたのしかった。

Penjelasan:
• "~ wa doo deshita ka", digunakan untuk menanyakan kesan mengenai suatu hal atau pengalaman.

Percakapan
A:

Nihon e yookoso irasshaimashita.
にほんへようこそいらっしゃいました。
Selamat datang di Jepang

B:

Arigatoo.
ありがとう。
Terima kasih.

A:

Hikoo wa doo deshita ka.
ひこうはどうでしたか。
Bagaimana penerbangannya?

B:

Totemo tsukaremashita.
とてもつかれました。
Sangat melelahkan.

Monday, November 28, 2011

Kisah ku di hostel backpaker



tumben nih saya lagi pengen nulis cerita lucu/ unik (menurut saya, semoga menghibur) tetang kisah perjalanan saya. materi santai sekali-sekali GPP kan... selamat membaca my real story

pada agustus 2010 saya berkesempatan sebagai pembicara di sebuah seminar international di Singapore (baca disini). waktu itu saya menginap disebuah hostel backpaker (hemat ceritanya / ato wisatawan kere) di daerah little india dekat Selegie Road, nama hostel nya G4 Station *itu lho yg didepan nya ada bioskop khusus film india*. Hostel nya ini bagus kok; rapi, bersih, aman, fasilitas lumayan bagus. ane kasi poin 7,5 deh rate hostel nya (xixixixi)

Cerita lucu pertama
saya tiba di Singapore bersama 2 sahabat saya (melia dan elfan) . saya sebenarnya udah booking tapi atas nama teman saya. teman saya itu nama nya Fahmi, kebetulan dia telah sampe lebih dulu di Singapore. ketika saya tiba di hostel si fahmi kebetulan lagi mengikuti sebuah workshop. saya telp dia dan dia bilang; 'langsung aja ke receptionist nya, aku dah boking kok, minta aja atas nama ku'.
Dengan PD aku dan kedua temen ku masuk, aku nih ceritanya yg ber 'english' sama pengawai receptionist nya. ternyata yg jaga itu cewek (dari fisik nya kayaknya keturunan cina) dan ia pengawai baru yg masih magang di hostel itu.
lalu aku ngomong sama dia pake bahasa inggris, mengatakan bahwa saya sudah boking atas nama teman saya, tapi teman saya lagi diluar saat ini. lalu dia bertanya atas nama siapa? sambil mengambil banyak berkas-berkas data booking yang ada. lalu dengan PD aku jawab "FAHMI"
Eng Ing Eng >>> apa yg terjadi >>> tiba-tiba cewek itu wajah nya agak memerah dan berkata "WHAT !". saya pun diam kenapa nih cewek yach.... lalu saya jawab lagi Fahmi. kemudian giliran dia yg diam.
teman saya si elfan rupanya mengerti situasi ini. lalu si elfan berkata: my friend name is F . A . H . M . I (dengan cara mengeja namanya si fahmi). DODOLLLLLL.... akhirnya saya mengerti ini keliru aksen bahasa. lalu saya menjelaskan fahmi > with H > not with C.K.
akhir si cewek itu baru paham dan dia pun malu, saya juga jadi malu. dia yg budeg/ Tuli ato aksen bahasa saya yang jelek. mana setiap keluar hostel selalu papasan sama cewek itu, jadi ada perasaan malu > malu-maluin.... DODOLLLL..... ada apasih dengan nih nama bikin kacau aja (buat agan fahmi sorry yach)

Cerita lucu kedua (mungkin tepatnya cerita sial)
hostel ini tipe backpaker yach semacam dormitory gitu deh. seperti umumnya hostel backpaker di Singapore kebanyakan kamarnya itu pakai ranjang tumpuk. jadi sebenarnya kita bukan sewa kamar secara pribadi, tapi kamar itu dipake rame-rame yang kita punya pribadi cuma ranjang nya saja. ada banyak pilihan kamar berdasarkan jumlah ranjang nya, dan berdasarkan jenis gender nya. ada yg hanya untuk cewek, ada yg hanya untuk cowok, dan ada yang campuran (mix) WOWWWW....
kebetulan saya dan elfan dapat kamar yang mix dengan 4 ranjang tumbuk (jadi ada 8 ranjang), karena tipe kamar yg lain habis. yach gpp lah, aku cowok ini juga. pas pembagian ranjang saya dapat ranjang yg di bawah, beda ranjang sama elfan tapi si elfan ranjang nya diatas. Cek Kali Cek, saya beruntung banget. pertama; ternyata kamar itu pake AC (air conditioner) tipe plafond, jadi yg di pasangnya di plafond bukan yg nemplok di dinding. jadi ranjang bawah itu kalo malam ngak akan dingin banget, beda ama ranjang atas yg pas bgt deket sama AC nya. kedua; ternyata yang ada di ranjang samping bagian bawah pas disamping kiri ku adalah cewek lumayan canti.... asik sebelum bobok ada pemandangan... hehehehe. aku dah seneng dengan posisi ranjang ku, sambil ngeledek si elfan. siang nya kami ada agenda ke seminar maka berangkatlah kami kesana. balik ke hostel malam hari dah lelah. nah disinilah awal petaka itu.
pas masuk ke kamar ada cowok yg mondar-mandir di kamar. dari fisik nya dia itu keturunan India, kulitnya hitam, perutnya buncit (gemuk pendek) udah paruh baya. lalu dia mendekati saya dan berbicara dengan saya. orang itu ngobol sama saya pake bahasa ingris sambil kepalanya goyang-goyang setiap ngomong (tipikal india banget, ketawa ku dalam hati). lalu ia cerita kalo dia dari Malaysia menginap di sini karena ada urusan bisnis di Singapore.
lalu ia bilang dia dapat ranjang yg pas diatas ranjang saya. dia bilang dia susah naik ke atas karena gemuk dan meminta untuk tukaran sama saya. saya pun berpikir, kalo saya pindah semua keberuntungan saya di ranjang itu hilang donk. tapi dengan alih-alih iba saya mau tukaran (baik ya saya). saya berpikir kalo orang ini diatas, karena dia gemuk gimana kalo ranjang nya rubuh dan menimpa saya. cari aman aja deh
alhasil : saya pun kedinginan tidur malam nya, AC nya pas bgt di samping saya. tapi bukan itu saja ternyata orang tadi yang tukaran ranjang itu ternyata tidur nya ngorok parah, sial kasihan kan cewek yang diranjang sebelahnya. akhirnya saya tidur kedinginan dengan sound speaker dibawah saya. MANTAP.

sekian ceritanya semoga menghibur, bermanfaat. makasi sudah berkunjung ke blog ini

Sandal Kulit Sang Raja


Seorang Maharaja akan berkeliling negeri untuk melihat keadaan rakyatnya. Ia memutuskan untuk berjalan kaki saja. Baru beberapa meter berjalan di luar istana kakinya terluka karena terantuk batu. Ia berpikir, “Ternyata jalan-jalan di negeriku ini jelek sekali. Aku harus memperbaikinya.”

Maharaja lalu memanggil seluruh menteri istana. Ia memerintahkan untuk melapisi seluruh jalan-jalan di negerinya dengan kulit sapi yang terbaik. Segera saja para menteri istana melakukan persiapan-persiapan. Mereka mengumpulkan sapi-sapi dari seluruh negeri.

Di tengah-tengah kesibukan yang luar biasa itu, datanglah seorang pertapa menghadap Maharaja. Ia berkata pada Maharaja, “Wahai Paduka, mengapa Paduka hendak membuat sekian banyak kulit sapi untuk melapisi jalan-jalan di negeri ini, padahal sesungguhnya yang Paduka perlukan hanyalah dua potong kulit sapi untuk melapisi telapak kaki Paduka saja.” Konon sejak itulah dunia menemukan kulit pelapis telapak kaki yang kita sebut “Sandal“.

Renungan:
Ada pelajaran yang berharga dari cerita itu. Untuk membuat dunia menjadi tempat yang nyaman untuk hidup, kadangkala, kita harus mengubah cara pandang kita, hati kita, dan diri kita sendiri,bukan dengan jalan mengubah dunia itu atau bahkan malah menyesali takdir yg telah terjadi dalam kehidupannya. Karena kita seringkali keliru dalam menafsirkan dunia. Dunia, dalam pikiran kita, kadang hanyalah suatu bentuk personal. Dunia, kita artikan sebagai milik kita sendiri, yang pemainnya adalah kita sendiri. Tak ada orang lain yang terlibat di sana, sebab, seringkali dalam pandangan kita, dunia, adalah bayangan diri kita sendiri. Ya, memang, jalan kehidupan yang kita tempuh masih terjal dan berbatu. Manakah yang kita pilih, melapisi setiap jalan itu dengan permadani berbulu agar kita tak pernah merasakan sakit, atau, melapisi hati kita dengan kulit pelapis, agar kita dapat bertahan melalui jalan-jalan itu?

sumber: http://iphincow.wordpress.com/2010/02/16/sandal-kulit-sang-raja/

Sunday, November 27, 2011

Belajar Bahasa Jepang #17

Terima Kasih

Pada bagian ini, anda akan belajar bagaimana mengungkapkan rasa terima kasih dalam bahasa Jepang. Misalnya ketika seseorang memberikan sesuatu kepada anda? Atau seseorang melakukan hal yang baik terhadap anda? Di dalam bahasa Jepang ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengungkapkan situasi tersebut. Berikut adalah ungkapan terima kasih yang biasa digunakan:

Ungkapan Terima Kasih
Terima kasih.
: Doomo.
どうも。
: Arigatoo.
ありがとう。
: Arigatoo gozaimasu.
あいがとうございます。
Terima kasih banyak. : Doomo arigatoo.
どうもありがとう。
: Doomo arigatoo gozaimasu.
どうもありがとうございます。

Catatan:
• "Doomo" digunakan pada situasi santai atau informal, sedangkan "doomo arigatoo gozaimasu", digunakan pada situasi formal.

Respond Atas Ungkapan Terima Kasih

Terima kasih kembali


: Iie.
いいえ。
: Iie, doo itashimashite.
いいえ、どういたしまして。
: Kochira koso.
こちらこそ。

Catatan:
• "Iie, doo itashimashite" lebih sopan dari "Iie". "Kochira koso" secara harfiah mempunyai arti "saya yang seharusnya berterima kas
ih".



Latihan Percakapan:

Dialog 1
A:

Kore, doozo. Omiyage desu.
これ、どうぞ。おみやげです。
Ini silakan. Oleh-oleh.

B:

Watashi ni desu ka.
わたしにですか。
Untuk saya?

A:

Hai, soo desu.
はい、そうです。
Iya, begitu.

B:

Doomo arigatoo.
どうもありがとう。
Terima kasih.

A:

Iie, doo itashimashite.
いいえ、どういたしまして。
Sama-sama.

Catatan:
• "Kore, doozo" digunakan ketika memberikan sesuatu kepada seseorang. Partikel "ni" sesungguhnya mempunyai banyak arti, namun dalam konteks kalimat "watashi ni desu ka", partikel ni berarti "untuk atau kepada".


Dialog 2
A:


Kinoo wa arigatoo
gozaimashita.
きのうはありがとうございました。
Terima kasih (atas yang) kemarin.


B:

Kochira koso.
こちらこそ。
Sama-sama.

Catatan:
• "arigatoo gozaimashita" adalah bentuk lampau dari arigatoo gozaimasu.

Kosakata
:

• Kore (これ) : Ini
• Doozo (どうぞ) : Silakan
• Omiyage (おみやげ) : Oleh-oleh
• Kinoo (きのう) : Kemarin

Saturday, November 26, 2011

Jangan Menilai Terlalu Cepat


dikisahkan ada seorang ayah yang memiliki 4 (empat) orang anak. sang ayah ingin mengajarkan mereka untuk "tidak menilai terlalu cepat". semua anak tersebut disuruh oleh sang ayah untuk pergi melihat dan mengamati sebuah pohon besar dari kejahuan secara bergantian. maka pergilah secara bergantian anak-anak tersebut.

anak pertama, adalah anak pertama yang berangkat. setelah selesai mengamati diapun pulang. lalu sang ayah bertanya: musim apa saat ini berdasarkan pohon yang kamu lihat ?
anak pertama menjawab: musim salju (winter). lalu sang ayah memintanya untuk merahasiakan jawabannya kepada saudaranya yang lain.

setelah anak pertama selesai dengan perintah ayah nya, maka anak kedua lah sekarang yang berangkat untuk mengamati pohon tersebut. setelah selesai mengamati ia pun pulang. kemudia sang ayah mengajukan pertanyaan yang sama seperti ketika anak pertama datang. musim apa saat ini berdasarkan pohon yang kamu lihat ? anak kedua menjawab: musim semi (spring). lalu sang ayah memintanya untuk merahasiakan jawabannya kepada saudaranya yang lain.

lalu dilanjutkan oleh anak ketiga, (melakukan hal yang sama) lalu anak ke tiga menjawab musim panas (summer). lalu sang ayah memintanya untuk merahasiakan jawabannya kepada saudaranya yang lain.


dan yang terakhir tibalah giliran anak terakhir untuk berangkat. ia melakukan hal yang sama dan menjawab: musim gugur (fall). lalu sang ayah memintanya untuk merahasiakan jawabannya kepada saudaranya yang lain.

lalu sang ayah mengumpulkan semua anak nya dan meminta mereka menceritakan apa yang telah mereka lihat.
anak pertama: pohon itu jelek, layu tanpa daun, tampak dahan dan batangnya tertutupi salju
anak kedua: tidak (menyangkal pendapat anak pertama). pohon itu banyak memiliki tunas daun muda yang baru. sangat menjanjikan untuk tumbuh.
anak ketiga: saya tidak setuju (tidak sependapat dengan 2 kakak nya). pohon itu dipenuhi dengan bunga yang tampak indah .
anak keempat: kalian salah semua (dia tidak setuju dengan semua saudaranya). pohon itu dipenuhi dengan buah yang telah matang, dan juga beberapa daunnya ada yang telah menguning dan mulai gugur.
Maka mulai lah mereka berdebat satu sama lain.

lalu sang ayah menjelaskan kepada anak-anaknya bahwa mereka tidak sepenuhnya benar, karena mereka telah saling melihat tapi hanya satu musim dalam kehidupan pohon. Dia mengatakan kepada mereka bahwa "kamu tidak bisa menilai pohon, atau seseorang, dengan hanya satu musim, dan bahwa esensi dari siapa mereka dan kesenangan, kegembiraan, dan cinta yang datang dari kehidupan yang hanya dapat diukur pada akhir, ketika semua musim telah dilalui".
Jika Anda menyerah ketika itu musim dingin, Anda akan kehilangan janji/kesempatan musim semi Anda, keindahan musim panas Anda, dan buah/hasil musim gugur.
terima kasih sudah berkunjung. jangan lupa comment nya yach :)

Friday, November 25, 2011

Belajar Bahasa Jepang #16

Permintaan Maaf

Bahasa Jepang mempunyai cukup banyak ekspresi yang digunakan untuk menyatakan permintaan maaf. Berikut adalah ekspresi atau ungkapan yang biasa digunakan ketika seseorang membuat kesalahan.

Ungkapan Maaf
Maaf

: Gomen nasai.
ごめんなさい。

: Sumimasen.
すみません。
: Shitsurei shimashita.
しつれいしました。
: Mooshiwake gozaimasen.
もうしわけございません。

Catatan:
• "Gomen nasai" atau "gomen ne", merupakan bentuk informal. Untuk bentuk formalnya, katakan "mooshiwake gozaimasen".

Respond atau jawaban atas penyataan maaf diatas:
Tidak apa-apa.
: Iie.
いいえ。
: Daijoobu desu.
だいじょうぶです。
: Ii desu yo!
いいですよ。

Catatan:
• Ketiga ungkapan tersebut mempunyai arti yang sama dan dapat saling menggantikan.


Latihan Percakapan

Dialog 1:
A:
Aa, itai!
ああ、いたい!
Aduh, sakit!
B:
Sumimasen. Daijoobu desu ka.
すみません。だいじょうぶですか。
Maaf. (Kamu) tidak apa-apa?
A:
Daijoobu desu.
だいじょうぶです。
Tidak apa-apa.
B:
Hontoo ni sumimasen.
ほんとうにすみません。
(Saya) sungguh minta maaf.
A:
Iie.
いいえ。
Tidak apa-apa.


Dialog 2
A:

Okurete, sumimasen.
おくれて、すみません。
Maaf terlambat!
B:
Iie, daijoobu desu.
いいえ、だいじょうぶです。
Tidak apa-apa.

Watashi mo kita bakari desu.
わたしもきたばかりです。
Saya juga baru datang.
A:

Aa, soo desu ka.
ああ、そうですか。
Oh, begitu ya.

Kosakata
:

• Aa (ああ): Aduh, Oh.
• Hontoo ni (ほんとうに): Sungguh-sungguh.
• Okurete (おくれて): Terlambat
• Kita bakari (きたばかり): Baru saja datang

Soo desu ka (そうですか): Begitu ya...

Belajar Bahasa Jepang #15

PERPISAHAN

Ada pertemuan pasti ada perpisahan! Pada bagian ini anda akan belajar beberapa ungkapan yang digunakan ketika berpisah. Berikut ini merupakan ungkapan-ungkapan yang biasa atau sering digunakan.

Mohon Pamit
Permisi

: Shitsurei shimasu.
しつれいします。
Sampai nanti.
: Dewa, mata.
では、また。
: Jaa, mata.
じゃあ、また。
: Jaa ne / Mata ne.
じゃあね/またね。
Selamat jalan.
: Sayoonara.
さようなら。

Penjelasan:
• Untuk merespond ungkapan di atas katakan dengan ungkapan yang sama. Sayoonara hanya digunakan untuk perpisahan dalam jangka waktu yang lama.


Mohon Pamit Lebih Awal
Duluan ya…

: Osaki ni.
おさきに。
(Saya) permisi duluan.

: Osaki ni shitsurei shimasu.
おさきにしつれいします。

Penjelasan:
• Untuk merespond ungkapan di atas gunakan "doozo" (silakan) atau "doozo o-saki ni" (silakan duduluan)



Berpisah dan Bertemu Pada Waktu Yang Ditentukan
Sampai bertemu besok.

: Mata ashita.
またあした。
Sampai bertemu lusa.

: Mata asatte.
またあさって。
Sampai bertemu minggu depan.

: Mata raishuu.
またらいしゅう。
Sampai bertemu bulan depan.

: Mata raigetsu.
またらいげつ。
Sampai bertemu tahun depan.

: Mata rainen.
またらいねん。
Sampai bertemu jam 7.

: Mata shichi-ji ni.
またしちじに。

Penjelasan:
• Untuk merespond ungkapan di atas katakan dengan ungkapan yang sama.


Pamit Untuk Istirahat
Selamat beristirahat.

: O-yasuminasai.
おやすみなさい。
Semoga mimpi indah.

: Ii yume o miru yoo ni.
いいゆめをみるように。



Ungkapan Perpisahan Lainnya
Jaga diri anda baik-baik.

: Ogenki de ne.
おげんきでね。
Hati-hati (di jalan)

: Ki o tsukete kudasai.
きをつけてください。
Salam untuk ~

: ~ ni yoroshiku.
~によろしく。
Salam untuk keluarga.

: Go-kazoku ni yoroshiku.
ごかぞくによろしく。

Latihan Percakapan

Dialog 1:
A:

Osaki ni, shitsurei shimasu.
おさきに、しつれいします。
Permisi dulu ya.
B:

O-kaeri desu ka.
おかえりですか。
Mau pulang?
A:

Hai. Jaa, shitsurei shimasu.
はい、じゃあ、しつれいします。
Iya. Kalau begitu,
saya permisi.

B:

Ki o tsukete kudasai.
きをつけてください。
Hati-hati.


Dialog 2:
A:

Sayoonara.
さようなら。
Selamat jalan.
B:

Sayoonara.
さようなら。
Selamat jalan.
A:

O-genki de ne.
おげんきでね。
Jaga diri kamu baik-baik.
B:

Anata mo.
あなたも。
Kamu juga.
Go-kazoku ni yoroshiku.
ごかぞくによろしく。
Salam untuk keluarga.

Thursday, November 24, 2011

Festival Kembang api Sumidagawa


Sumidagawa Fireworks Festival atau dalam bahasa jepang-nya Sumidagawa Hanabi Taikai 隅田川花火大会.

festival kembang api ini adalah kegiatan rutin tahunan yang selalu diadakan pada hari sabtu terakhir di bulan juli. Lokasi dari festival ini adalah di sumida-gawa (gawa: sungai) artinya di sungai sumida, dekat daerah asakusa. Berbeda dari festival kembang api yang lain, festival ini merupakan sebuah tradisi di jepang, dimana ada sebuah kompetisi atau unjuk kepiawaian antara beberapa group yang ahli dalam pembuatan kembang api. semua group akan menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sehingga kita sapat menyaksikan beragam jenis warna dan pola kembang api ketika festival ini berlangsung. (best performance lah pokoknya)
festival ini telah diselenggarakan pada 24 juli 2010, 23 juli 2011. dan yang berikutnya akan diselenggarakan pada 28 juli 2012. Festival ini sudah berlangsung semenjang jaman edo (wih dah lama amat donk, sebelum restorasi meiji) bahkan dari beberapa literatur festival ini merupakan festival kembang api tertua yang ada. kegiatan festival ini telah menarik jutaan wisatawan untuk berkunjung ke jepang setiap tahun nya untuk menikmati keindahan kembang api ini.

mau tau bagaimana keadaan saat menjelang dan saat festival berlangsung lihat disini



SEJARAH
festifal kembang api ini merupakan festifal kembang api tertua yang pernah tercatat dalam sejarah sudah sejak jaman edo. pada tahun 1732 jepang mengalami musibah penyakit yang menewaskan banyak warga jepang, populasi penduduk berkurang signifikan. pada tanggal 28 mei 1733, Shogunate (eighth shogun Yoshimune) mengadakan upacara persembahan pada dewa air di sungai sumida, mereka berdoa untuk mendamaikan jiwa/roh yang telah meninggal akibat penyakit tersebut dan untuk mengusir setan/ kekuatan negatif yang membawa penyakit tersebut. pada waktu ini restauran/kedai yang berada di dekat jembatan Ryogoku
(Ryogoku Bridge) mendapat perintah untuk menyiapkan kembang api sebagai tanda mulainya upacara tersebut.
awal nya kegiatan ini bernama Ryōgoku Kawabiraki (両国川開き), dan pada tahun 1810 kegiatan ini menjadi kegiatan rutin sebagai sebuah festival yang sarat akan nuansa persaingan antara group pembuat kembang api. group Tamaya (玉屋) dan group Kagiya (鍵屋) merupakan dua group besar yang biasanya selalu mendominasi festival ini. jadi sangat seru untuk menyaksikan kebolehan/kemampuan dari masing-masing group ini.

video tentang festival kembang api ini banyak kok ada di youtube. ini salah satu nya saya unggah kembali disini


info: pelaksanaan festival pada tahun 2011 mengalami perubahan jadwal karena bencana tsunami yg terjadi di jepang pada 11 maret 2011. pelaksanaan yg sekiranya akan berlangsung berlangsung tgl 23 juli 2011, menjadi 27 agustus 2011 (diundur)


TEMPAT WISATAjika anda ingin berkunjung ke tempat ini pada saat festival akan sangat bagus sekali. karena ada banyak objek wisata pilihan di daerah ini. (baca ini)

1. Jembatan Ryogoku,
(Ryogoku Bridge) , Ryogoku-bashi

jembatan ini merupakan perbatasan antara 2 provinsi yaitu: Provinsi Shimousa dan Provinsi Musashi. karena menghubungkan 2 provinsi inilah jembatan ini bernama Ryogoku yang berarti 2 provinsi. pembangunan jembatan ini selesai pada 13 December 1659, tapi baru diberi nama Ryogoku pada tahun 1686. merupakan jembatan tertua dari 3 jembatan yg memlintasi sungai sumida.


info lebih lengkap tentang Jembatan Ryogoku baca disini

2. Asakusa

Tujuan utama di Asakusa adalah kuil Senso-ji. Kuil Budha itu, meskipun hingga kini masih digunakan sebagai tempat peribadatan, ramai dikunjungi sebagai objek wisata. Daya tarik kuil ini terletak pada sejarahnya yang sudah sepanjang 1.300 tahun lebih. Meskipun begitu, sebagian besar bangunan yang berdiri sekarang adalah hasil rekonstruksi yang rampung tahun 1958-1964. Upaya rekonstruksi terpaksa dilakukan setelah kuil ini rusak parah diterpa topan tahun 1945.

gerbang kaminari-mon, Anda akan segera menjumpai sederetan kios yang menjual beragam souvenir.yang terkenal. Kawasan wisata belanja sepanjang sekitar 100 meter ini bernama Nakamise. Gantungan kunci, kipas, pembatas buku, pedang katana, T-Shirt, hingga kimono ada di sana. Makanan dan kue-kue khas Jepang juga tersedia.


info lebih lanjut tentang Asakusa baca disini

3. Sumida River

sungai sumida adalah sungai penting yang membelah kota tokyo. banyak view menarik di daerah ini (cek disini) skyline kota dengan arsitektur oleh para arsitek ternama juga dapat kita nikmati di kawasan ini. seperti Asahi Beer hall , dll. di sini juga ada sumida park yang terkenal dengan pepohonan cherry (lihat disini)



info lebih lengkap tentang sumida river baca disini

Wednesday, November 23, 2011

Belajar Bahasa Jepang #14

Memperkenalkan Orang Lain

Anda pernah memperkenalkan teman anda kepada teman yang lain dalam bahasa Jepang? Kalau belum, silakan perhatikan cara bagaimana orang Jepang memperkenalkan orang lain berikut ini:

Mari saya perkenalkan.

: Go-shookai shimasu.
ごしょうかいします。
Ini ______.

: Kochira wa ____san desu.
こちらは__さんです。
Ini Yamada.

: Kochira wa Yamada san desu.
こちらはやまださんです。

Catatan:
• Go-shookai shimasu, merupakan ungkapan yang digunakan sebelum memperkenalkan orang lain. Kata “go” sebelum shookai shimasu, merupakan prefix yang digunakan untuk memberikan rasa hormat. Shookai shimasu sendiri berarti “memperkenalkan”.

• Kochiwa wa ~ san desu, digunakan pada saat memperkenalkan orang lain. Kochira berarti “ini”.


Menawarkan Untuk Memperkenalkan Seseorang
Mau saya kenalkan?

: Shookai shimashoo ka.
しょうかいしましょうか。
Mau saya kenalkan (anda) ke _____?

: _____ o shookai shimashoo ka.
__をしょうかいしましょうか。
Mau saya kenalkan (anda) ke Yamada?

: Yamada san o shookai shimashoo ka.
やまださんをしょうかいしましょうか。

Catatan:
• ~ mashoo ka, merupakan bentuk tawaran, yang artinya “bagaimana kalau ~”. Sedangkan partikel “o” digunakan sebagai objek penderita.

PERCAKAPAN

Arif:

Ano hito wa dare desu ka.
あのほとはだれですか。
Orang itu siapa?
Tino:

Dea san desu.
デアさんです。
Dea
Shookai shimashoo ka?
しょうかいしましょうか。
Mau saya kenalin?
Arif:

Hai, onegaishimasu.
はい、おねがいします。
Iya, boleh
Tino:

Go-shookai shimasu.
ごしょうかいします。
Perkenalkan,
Kochira wa Arif san desu.
こちらはアリフさんです。
Ini Arif.

sumber: http://www.freejapanese.org/media.php?module=detailmateri&id=26

penerungan diri


aku merenung malam ini, apa sesungguhnya motivasi dalam cita-cita ku???

aku selalu berharap hidup dalam kedamaian, aku berusaha menjalani sesuatu dengan iklas. tapi ada kisah versus prinsip yg selalu bertentangan.

aku adalah perpaduan antara semangat dan kecerian. aku jalani semuanya dengan tanpa keinginan awalnya. tapi begitu aku memiliki mimpi, maka akupun berusaha demi mimpi itu. tapi bagaimana jika mimpi itu rusak ketika aku sedang berusaha memenuhi syarat nya. mungkin memang tanpa keinginan itu lebih baik. jika itu benar maka tidak ada yg harus aku perjuangkan saat ini. atau aku masih harus memperjuangkan mimpi itu?

sebuah tanda tanya muncul kembali, jika aku masih dijalan ini apakah aku hanya akan mengulangi sebuah lingkaran yang akan terus terulang lagi dan lagi. ???

aku bersifat mendua. karena aku tidak paham apa keinginan ku sendiri saat ini. ada sebuah prinsip ada sebuah pengharapan. bagai berdiri di sebuah lorong, aku harus melangkah maju atau mundur untuk memutar. akhir dari setiap lorong tidak ada yg tau pasti. yg pasti adalah apa yg sudah terjadi. mungkin itu akan subjektif dalam menilai setiap kejadian tapi ada beberapa absolute yg tak terbantahkan.

ada tanda tanya besar yg harus terjawab, siapa kah aku? itulah inti perjalanan dalam menemukan eksistensi diri agar dunia tau siapa aku.

kondisi ku sekarang semakin buruk dan buruk, degradasi diri itulah yg terjadi pada ku. aku bukan orang baik, bukan orang bijak. bahkan semakin buruk. kondisi ini memang tidak memuliakan diri ku, banyak cacian yg kuterima dalam setiap perjumpaan. ketika aku mau mendekat untuk menjelaskan sesuatu selalu aku di cap salah. mereka belum share mind tapi sudah menilai ku. aku tau mereka baik, tapi mereka belum tau aku. .... apakah kamu tau aku?

setiap sapa dan jabat tangan yg ku berikan selalu berbalas cercaan. sesungguh nya apa salah ku?. selama perenungan ku jawaban sementara yg bisa aku temukan; adalah aku salah karena aku bodoh. orang terbodoh adalah org pintar yang bisa dibodohi. wajar jika banyak yg berkata: percuma terpelajar jika kurang ajar. aku terima semua penilain karena mereka blm tentu tau aku secara utuh. mungkin itu hanya sepihak.

sebuah pertanyaan kunci telah sering kutanyakan, tapi hanya bayang2 abu-abu yang kuterima. aku tdk tau lagi harus kemana. mungkin aku harus tegas, aku harus dewasa.

semoga esok mentari jingga kan bersinar memberi kecerian dan semangat ku kembali.
sebenarnya blog ini bukan blog unt tulisan semacam ini, admin minta maaf.

Tuesday, November 22, 2011

Belajar Bahasa Jepang #13

Memperkenalkan Diri

Memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang, Perkenalan merupakan kegiatan yang biasa anda lakukan ketika berada di lingkungan yang baru atau disuatu pertemuan yang mengharuskan anda untuk memperkenalkan diri. Berikut ini adalah cara paling sederhana yang biasa digunakan ketika memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang.

Sebelum Memperkenalkan Diri
Perkenalkan

: Hajimemashite
はじめまして。
Izinkan saya untuk memperkenalkan diri...

: Jiko shookai sasete itadakimasu
じこしょうかいさせていただきます。

Catatan:
• Hajimemashite digunakan sebelum anda akan memperkenalkan diri.

Menyebutkan Identitas
Saya ____.

: Watashi wa ____ desu.
わたしは___です。
Saya Hendra.

: Watashi wa Hendra desu.
わたしはアリフです。
Berasal dari _____.

: ____ kara kimashita.
__からきました。
Berasal dari Indonesia.

: Indonesia kara kimashita.
インドネシアからきました。

Catatan:
• Untuk menyatakan asal negara gunakan " ~ kara kimashita" (Berasal dari ~)
Untuk menanyakan asal negara gunakan " doko kara kimashita ka" (Berasal dari mana?)

Selesai Memperkenalkan Diri
Senang berkenalan dengan anda.

: Yoroshiku.
よろしく。
: Doozo yoroshiku.
どうぞよろしく。
: Doozo yoroshiku onegaishimasu
どうぞよろしくおねがいします。

Catatan:
Yoroshiku, doozo yoroshiku, atau doozo yoroshiku onegaishimasu, digunakan setelah anda memperkenalkan diri. Arti dalam bahasa Indonesia mirip dengan "senang berkenalan dengan anda". "Doozo yoroshiku onegaishimasu" mempunyai nuansa lebih sopan dari Yoroshiku ataupun doozo yoroshiku.

PERCAKAPAN
Hendra:
Minna san, ohayoo gozaimasu.
みんなさん、おはようございます。
Teman-teman, selamat pagi.

Hajimemashite.
はじめまして。
Perkenalkan.

Watashi wa Hendra desu.
わたしはアリフです。
Saya Hendra.

Doozo yoroshiku.
どうぞよろしく。
Senang berkenalan dengan anda.

Catatan:
• "Minna san", digunakan ketika kita merujuk pada sekumpulan orang. Dalam konteks dialog di atas merujuk pada siswa-siswa yang ada dikelas. Secara harfiah minna san berarti “kalian semua”.

Monday, November 21, 2011

Belajar Bahasa Jepang #12

Bertemu Teman Lama

Pada bagian ini, anda akan mempelajari mengenai ungkapan-ungkapan Bahasa Jepang yang digunakan ketika bertemu teman yang sudah lama tidak anda temui. Berikut ini adalah ungkapan-ungkapan yang biasa digunakan:

Menanyakan Kabar
Apa kabar?

: O-Genki desu ka.
おげんきですか。
: Genki? (Informal)
げんき?

Catatan: "O-genki desu ka", tidak digunakan untuk seseorang yang secara rutin anda temui. "Genki?" (Dengan intonasi ke atas) digunakan dalam situasi informal atau santai.

Respond atau jawaban dari pertanyaan “o-genki desu ka”.
Baik.
: Hai, genki desu.
はい、げんきです。
Alhamdulillah, baik.
: Okagesama de, genki desu.
おかげさまで、げんきです。
Baik, seperti biasanya.
: Aikawarazu, genki desu.
あいかわらず、げんきです。
Tidak terlalu baik.
: Iie, amari yokunai desu.
いいえ、あまりよくないです。

Catatan: "O-kagesama de" secara harfiah berarti "berkat tuhan", namun akan lebih cocok diartikan "alhamdulillah". "Amari" berarti "tidak terlalu". Kata setelah amari selalu diikuti dengan kata bentuk negatif.

Bertemu Teman Lama
Sudah lama tidak bertemu ya.

: O-hisashiburi desu ne.
おひさしぶりですね。
: Shibaraku desu ne.
しばらくですね。
Senang bisa bertemu kembali.

: Ome ni kakarete, ureshii desu.
おめにかかれて、うれしいです。
: Mata aete, ureshii desu.
またあえて、うれしいです。

Ada kalanya anda ingin mengetahui kabar teman yang lain dari teman yang anda temui. Berikut adalah ungkapan yang biasa digunakan untuk mengekspresikan hal tersebut.

Kabarnya ____ bagaimana?

: ~ wa doo shite imasu ka.
~はどうしていますか。
Kabarnya Tino bagaimana?

: Tino san wa doo shite imasu ka.
ティノさんはそうしていますか。
Kabarnya keluarga bagaimana?

: Go-kazoku wa doo shite imasu ka.
ごかぞくはどうしていますか。


PERCAKAPAN

Dialog: Pada saat menunggu bis, seorang wanita yang ternyata teman lama Arif menegur dengan nada agak ragu.

Dialog 1
Siska:

Anoo... sumimasen.
あのう、すみません。
Hmmm, maaf


Arif san desu ka.
アリフさんですか。
(Kamu) Arif?

Arif:

Hai, soo desu.
はい、そうです。
Iya, benar.

Siska:

Watashi wa Siska desu.
わたしはシスカです。
Saya Siska .


Mada oboete imasu ka.
まだおぼえていますか。
Masih ingat?

Arif:

Waa! Siska san...
わあ!シスカさん…
Wah Siska, …


O-hisashiburi desu ne.
おひさしぶりですね。
Sudah lama tidak bertemu.

Arif:
O-genki desu ka.
おげんきですか。
Apa kabar?

Tania:
Genki desu.
げんきです。
Baik.

Arif:
Mata aete ureshii desu.
またあえてうれしいです。
Senang bisa bertemu kembali.


Dialog 2
Arif:

Tokoro de,
ところで、
Ngomong-ngomong…

Go-kazoku wa doo shite imasu ka.
ごかぞくはどうしていますか。
Gimana kabar keluarga?

Siska:

Okagesama de, genki desu.
おかげさまで、げんきです。
Alhamdulillah, baik.

Arif:

Yokatta desu ne.
よかったですね。
Syukur deh!


sumber: http://www.freejapanese.org/media.php?module=detailmateri&id=24

Sunday, November 20, 2011

tempat tidur di bandara

bagi rekan-rekan yang suka/sering traveling pasti akan pernah mangalami kondisi ini:
1. delay : penerbangan yang tertunda,
2. tiba di suatu bandara asing pada tengah malam, dimana agak sulit untuk moda tranportasi, seperti MRT nya sudah tutup,
3. hemat / irit uang, biasanya kaum backpaker akan sangat menghemat biaya untuk penginapan. dan jika tiba di bandara tengah malam (cari tiket murah), akan sangat mempertimbangkan sekali untuk menyewa hotel yg ada di dekat bandara.
4.dll
jika kondisi diatas dialami, trus dilanda penat / mengantuk / capek / lelah >> salah satu langkah yang umum diambil adalah tidur di bandara.
tapi cukup ironis di bandara sering kali tidak ada tempat tidur termasuk banda international nya lho... alhasil inilah yang terjadi:

tidur di tempat duduk (kursi / sofa / bangku) yang ada di bandara. foto diatas diambil dari gatra.com . situasi dalam foto tersebut : Para pendukung Timnas Indonesia tertidur di Bandara International Kuala lumpur usai menyaksikan secara langsung partai Final AFF 2010 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia (27/12). INI BANDARA INTERNATIONAL LHOOO... jadi akan sangat merusak image dari bandara itu sendiri jika seperti ini. bukan salah pengunjung / pengelola. hanya kesadaran kita saja yg kurang akan kebutuhan ini.


tidur di kursi masih mending... ini malah ada yg sampe tidur di lantai. memang sih kondisi seperti ini situasional terjadi nya.

melihat beberapa hal yg sering kita jumpai di beberapa bandara baik domesik maupun international membuktikan bahwa menunggu, lelah, mengantuk dan akhir nya tidur merupakan sebuah hal sering terjadi dan membutuhkan perhatian. memang sudah ada sih hotel transit yang biasanya ada di dekat bandara, tapi lagi2 karena beberapa alasan diatas orang masih cenderung tidur di bandara.

melihat persoalan diatas maka ada ide desain unik untuk tempat tidur di bandara yang diberi nama SLEEP BOX
Dengan penemuan yang satu ini, mungkin bagi penumpang pesawat yang kebetulan jadwalnya mengalami dilay akan sedikit terbantu dalam hal menunggu. Soalnya produk yang dinamai “Sleep Box” bikinan Arch Group dibuat khusus bagi yang butuh privasi di lokasi yang kurang nyaman dan tidak bersahabat, seperti contohnya dibandara.

Saat transit, apa yang paling ingin Anda kerjakan sambil menunggu pesawat berikutnya yang baru akan terbang berjam-jam lagi ? Tidur ! Kotak tidur ini berukuran 2,1 x 1,4 x 2,3 meter persegi. Tempat tidurnya sendiri berukuran 2 x 0,6 meter, empuk, lengkap dengan tissu juga. Fasilitas lainnya: sistem ventilasi dan pengatur udara otomatis, pengeras suara, built-in LCD TV, akses internet wireless, soket listrik, dan bagasi. Yang mau tidur di sini langsung bayar di tempat, per 15 menit atau hingga berjam-jam juga boleh, asal jangan sampe ketinggalan pesawat

sumber: http://kisah-penemu.blogspot.com/2010/03/sleep-box-kapsul-tidur-di-bandara.html


penjelasan lebih lanjut bisa simak video berikut ini:





makasi sudah menyimak dan berkunjung ke blog ini

Saturday, November 19, 2011

Belajar Bahasa Jepang #11


Bertemu Seseorang

kita akan belajar bagaimana menyapa seseorang yang kita temui dalam bahasa Jepang. Berikut ini adalah ungkapan-ungkapan Bahasa Jepang yang biasa digunakan ketika menyapa seseorang.

Berdasarkan Waktu
Selamat pagi

: Ohayoo.
おはよう。

: Ohayoo gozaimasu.
おはようございます。
Selamat siang/sore

: Konnichi wa.
こんにちは。
Selamat malam

: Konban wa.
こんばんは。

Catatan: "Ohayoo" digunakan pada situasi informal, biasanya digunakan ketika menyapa anggota keluarga atau teman dekat.

Salam Berdasarkan Keadaan Cuaca

Selain ungkapan tersebut di atas, ternyata orang Jepang juga mempunyai cara lain untuk mengekspresikan salam ketika bertemu seseorang. Ungkapan salam tersebut disesuaikan berdasarkan keadaan cuaca pada saat itu.

Cuaca cerah ya

: Ii tenki desu ne
いいてんきですね。
Dingin ya

: Samui desu ne
さむいですね。
Panas ya

: Atsui desu ne
あついですね。
Cuaca buruk ya

: Iya na tenki desu ne
いやなてんきですね。

Catatan: Untuk menjawab salam di atas anda cukup katakan “soo desu ne” (Iya, ya). “Soo desu ne” digunakan ketika anda setuju dengan penyataan lawan bicara.

Latihan Percakapan:
Arif:

Ohayoo gozaimasu.
おはようございます。
Selamat pagi.

Siska:

Ohayoo, Arif san.
おはよう、アリフさん。
Selamat pagi, Arif.

Arif:

Ii tenki desu ne.
いいてんきですね。
Cuaca cerah ya…

Siska:

Soo desu ne.
そうですね。
Iya ya…

Arif:

O-dekake desu ka.
おでかけですか。
Mau berangkat?

Siska:

Hai.
はい。
Iya.

Catatan: "O-dekake desu ka", digunakan ketika menyapa seseorang yang baru akan berangkat. Sedangkan untuk menyapa seseorang yang baru akan pulang digunakan "o-kaeri desu ka" (mau pulang?).

“Harturyati na gocaram kimapi sam pusnati yatservad, hyarthibhyah prati padyamanamanisam prapnoti Vrddhimparam, kalpantesvapi na prayati nidhanam vidhyakhy – amantardhanam, yesam tanprati manamujjnata nrpah kastai saha spardhate”

Pengetahuan adalah kekayaan yang tidak bisa dicuri oleh siapapun, semakin banyak diberikan akan semakin berkembang, dengan memiliki pengetahuan akan hadir kedamaian dalam diri manusia
(Niti Sataka – sloka 12)