
sedikit saya ingin membahas hal ini. sesungguhnya manusia bali dalam kesehariannya sadar atau tidak sadar budaya dan seni itu akan melekat dalam kehidupan mereka. budaya, adat Bali sangat kental korelasinya dengan agama Hindu ada di bali. selama adat dan agama hindu lestari maka kekuatan "Taksu" budaya Bali akan lestari.
sebagai contoh: dalam prosesi agama Hindu ada banyak sekali unsur seni yang berkolaborasi di dalamnya. dari kecil beberapa anak sudah diajarkan menari untuk mengiringi sebuah prosesi keagamaan, jadi umumnya orang Bali pasti bisa menari. dari kecil ada beberapa anak yang sudah diajarkan bermain musik tradisional gambelan bali (memainkan gambelan dibali disebut: metabuh), jadi umumnya orang bali pasti bisa bermain gambelan. dalam beberapa prosesi agama Hindu banyak menggunakan Topeng / Patung sebagai simbol-simbol, maka kesenian pahat Bali pasti akan lestari.
jadi tidak heran jika orang Bali keluar pasti akan sering mendapat pertanyaan semacam itu. tapi harus diakui pula tidak 100% orang bali bisa kesenian Bali. saran saja: mumpung masih ada waktu, ayo belajar seni bali yang mana saja, karena itu akan sangat berguna dalam pergaulan di luar.
inti dari apa yang saya uraikan diatas adalah bagaimana budaya itu sudah masuk dalam kehidupan keseharian orang bali. selain seni kebudayaan yang berakar dari agama Hindu ini sangat kuat dalam keseharian orang bali. jika berkunjung ke Bali setiap hari anda akan merakan betapa budaya itu sangat kental, dan terasa sekali perbedaan atmosfer atau suasana di Bali dengan daerah lain, bukan hanya karena bentukan fisik daerahnya (arsitektur-nya) tapi juga keseharian.
EveryDay Urban Life

di Bali Budaya telah menjadi aktivitas kehidupan keseharian, inilah yang membedakan Bali dengan daerah lain. sebagai contoh sederhana, ketika kita berjalan di jalan di bali kita akan sering melihat orang menghaturkan banten (persembahan/sesaji). prosesi pengabenan yang mengangumkan, masyarakat yang pergi kepura. betapa kuatnya budaya ini terasa setiap hari. sehingga ada wisatawan yang pernah saya temui berkata: "kapan pun kamu kebali pasti akan selalu mengangumkan". berbeda dengan daerah lain dimana kita bisanya berkunjung kita ada sebuah efent disana.
baca juga: Bali kota Kreatif








